NGERUMPI PENYU DI FOUR SEASONS BALI

May 9th, 2008 by dionhokie

Bali begitu orang menyebutnya,apa yang anda ketahui tentang Bali pasti anda berkata pantai,pura,upacara agama,tari,dan lain lain.tapi anda pasti lupa di Bali terdapat Penyu,Penyu di Bali ada 2 macam,pertama penyu yang di bantai untuk diambil dagingnya(sate,lawar dan lain lain)kedua perlindungan penyu.

Dulu memang di bali di bilang seluruh pantai bali tempat mendarat penyu,sekarang tempat pembantaian iya tapi tempat perlindungan juga iya .

Penyu di bantai untuk diambil daging nya buat sate,lawar,dll,dan karapasnya buat perhiasan gelang,cincin dll.

Perlindungan penyu bukan membesarkan penyu itu tapi menyelamatkan penyu itu untuk bertelur dan telurnya menetas kemudian dilepaskan kembali ke laut biar tumbuh menjadi dewasa untuk kembali lagi ke daerah dimana dulu dia menetas dan di menuju laut,mengalami fase imprinting(memasukan lokasi).

Memang masyarakat tidak semua suka daging penyu tapi ulah satu dua orang,Bali hampir kena Boikot pariwisata dari luar negeri karena membantai penyu,apakah kita mau di bilang Barbar oleh mereka,akhirnya polisi pun bertindak dengan menangkap pedagang dan penjual daging penyu maupun jual sate penyu.dan ProFauna bersama masyarakat yang peduli terhadap  perlindungan penyu mengkampayekan penyelamatan dan perlindungan penyu di Bali.

ProFauna mendampingi Masyarakat adat Kuta dan Tegal Besar,Klungkung Bali untuk menyelamatkan penyu mendarat di pantai untuk bertelur dan menetas menjadi anak penyu (tukik) untuk dilepas ke laut, dari 1000 yang dilepas hanya satu yang bertahan hidup sampai dewasa.

Itulah sekilas penyu di Bali,ketika ProFauna Bali dapat undangan dari Four Seasons Jimbaran untuk  memberi pelatihan penyelamatan penyu bagi karyawan hotel mereka,ternyata masih ada hotel yang peduli terhadap penyu maupun satwa liar Indonesia.

Mereka harus menjaga pantai hotel untuk tetap bersih dari sampah untuk mendarat penyu itu kalo bertelur dan menghindari salah makan penyu dari sampah plastik karena dia kira ubur-ubur,penyu membawa manfaat bagi lautan karena memberi makan ikan/biota laut dengan sisa metabolisme penyu tersebut,memindahkan unsur hara dari tempat subur ke tempat lain pada saat migrasi,juga menandakan bahwa daerah tersebut masih bebas polusi(karena penyu bernafas dengan paru-paru).

Tahun lalu kata mereka ada penyu yang mendarat di pantai,maka dari itu mereka minta bagaimana cara untuk menyelamatkan penyu dan telur mereka biar bisa menetas dan kemudian dilepas kelautan bebas.

Peserta pelatihan rata-rata antusias dan tertarik untuk menyelamatkan penyu dari kepunahan, bagaimana cara menyelamatkan nya ; tidak membeli dan mengkonsumsi daging dan telur penyu,tidak membeli perhiasan dari bagian bagian penyu,tidak membuang sembarangan sampah ke pantai,tidak menggangu penyu bertelur.

Penyu telah dilindungi oleh Undang-Undang Republik

Indonesia

:

Peraturan Pemerintah no.7 tahun 1999 tentang pengawetan jenis tumbuhan dan satwa sert Undang –Undang no.5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya hayati.

Dan juga dunia International yaitu Appendix I CITES.

Penyu berbeda dengan kura-kura banyak peserta bingung dengan pertanyaan tersebut jelas beda karena penyu hidup dilaut kalau kura-kura hidup di air tawar ataupun darat,penyu bersirip/flipper kura-kura ada jari jari(Bertangan),kepala penyu tidak bisa masuk ke dalam kerapas tapi kura-kura bisa masuk ke dalam(menyamping atau kedalam karapas).

Penyu Hijau (Chelonia mydas)bisa menyimpan udara dan menyelam didalam air selama lima jam,penyu belimbing (Dermochelys coricea) dapat menyelam 1000 meter,walaupaun penyu lambat berjalan di daratan, penyu berenang dengan cepat di dalam air ,mampu bergerak dengan kecepatan 50 Km per jam.penyu punya makanan favorit seperti manusia Penyu Sisik(Eretmochelys imbricata) sebagian besar makan spons/bunga karang, Penyu Tempayan(Caretta caretta) menyukai remis besar,kepiting dan bulu babi, Penyu Belimbing(Dermochelys coriacea) suka ubur-ubur,sedangkan Penyu Pipih(Natator depressus) makan cumi-cumi,ketimun laut dan kerang-kerangan, penyu lekang(lepidochelys olivacea) mengkonsumsi cakupan jenis makanan yang cukup luas, Penyu Hijau(Chelonia mydas) adalah yang paling unik karena makanan utamanya adalah rumput laut (makanya penyu Hijau banyak yang dicari untuk diburu dagingnya).Penyu penyu tersebut hidup di perairan Indonesia hanya satu yang tidak hidup di Indonesia yaitu Kemp’s Ridley (Lepidochelys kempii).

Apakah jenis kelamin penyu bisa ditentukan menurut peneliti bahwa temperatur pada saat telur dalam pasir lebih hangat ,biasanya diatas 29 derajat Celcius akan menghasilkan tukik betina,sedangkan temperatur lebih dingin menghasilkan lebih banyak jantan.

Peserta pelatihan akhirnya tahu bahwa penyu bukan ikan karena penyu bernafas dengan paru-paru ,bukan dengan insang seperti ikan,penyu adalah reptil dan penyu akan menangis ketika mendarat untuk bertelur karena cairan yang keluar itu tidak sama dengan air mata manusia,keluarnya cairan tersebut adalah untuk menjaga keseimbangan kadar garam dalam tubuhnya.

Meskipun penyu tidak benar-benar menangis, namun itu adalah suatu simbol  bahwa penyu memang butuh bantuan kita untuk menyelamatkan dari kepunahan.

Peserta pun berjanji akan melindungi dan menyelamatkan penyu dari kepunahan,kalau bukan kita siapa lagi yang akan berbuat buat Negeri tercinta ini INDONESIA.kita harus malu kenapa orang luar yang peduli bukan kita bangsa Indonesia terhadap Satwa Liar Indonesia.maka dari itu dukung ProFauna menyelamatkan satwa liar indonesia,organisasi asli Indonesia,bekerja untuk melindungi satwa liar dari kekejaman dan menyelamatkan satwa liar dari kepunahan.

Terima kasih bagi pendukung dan anggota ProFauna Indonesia seluruh Dunia atas dukungan nya menyelamatkan satwa liar dari kepunahan.

SATWA LIAR TIDAK BISA BICARA,KITA BISA BICARA DAN BERBUAT UNTUK MEREKA. 

Penulis : Dion Hokie@2008

Penyu berlibur ke Pantai Kuta Bali

May 9th, 2008 by dionhokie

Di bawah sinar Bulan Purnama yang indah di pantai Kuta Bali,dengan lampu kerlap-kerlip dari restaurant dan hotel, ombak pantai yang keras menyapu daratan,

Tiba – tiba muncul lah   bayangan dari dalam air laut, bayangan itu menuju ke pantai,sepasang kelkasih yang memadu kasih terkaget melihat bayangan tersebut.

Bayangan itu mendekat, oh ternyata kepala,tapi kepala apakah itu ?

Akhirnya terjawab sudah misteri kepala itu,sesosok penyu yang sedang mau mendarat di pantai Kuta,akhirnya penyu tersebut mencari pasir yang bisa dia gali,buat apa dia gali itu pasir ?apakah penyu tersebut mau berlibur ke pantai Kuta dan mau mendirikan tenda ?

Bukan dia ternyata mau bertelur,di pantai Kuta dia bertelur?sungguh Luar Biasa, pantai Kuta yang sudah sesak dengan bangunan tinggi dan populasi orang yang suka dugem(duduk gemetar) di pantai Kuta,Oh bahagia sekali aku bisa menikmati pemandangan yang luar biasa ini.

Dia mulai menggali pasir itu dan tiba –tiba datang  orang berseragam biru,Oh ada apa ini?mereka membuat pagar betis untuk memberi kebebasan penyu itu untuk menggali pasir ,Oh ternyata mereka SATGAS KUTA(keamanan pantai Kuta yang bekerja 24 jam)dan Ketua Satgas Kuta  adalah Gung Aji,mereka yang menjaga penyu tetap mendarat di pantai Kuta,dan tak lama kemudian  datang dua anak muda, dengan berkaos hitam dan berlogo lutung,Oh mereka adalah ProFauna (Organisasi independent non profit yang bergerak dibidang perlindungan Satwa Liar Indonesia).

ProFauna mendata penyu yang mendarat dan memberi tag(tanda),juga mencatat persentase menetasnya telur penyu,ProFauna telah mendampingi masyarakat Pantai Kuta dan Pantai Tegal Besar ,Klungkung-Bali,untuk menyelamatkan penyu dari kepunahan dan tetap mendarat di Pulau Bali,sejak tahun 2001 ProFauna Bali menyerukan perlindungan penyu karena di Bali konsumsi daging penyu terbesar di Indonesia,penyu tersebut didatangkan dari luar Bali (Sumatra,Jawa,NTT,Sulawesi ,Dan lain lain).

Pusat perdagangan penyu di

Bali

berada di Tanjung Benoa,Nusa Dua,walaupun sekarang sudah berkurang tapi tetap masih ada.

Dan lagi Pulau Penyu di Tanjung Benoa itu palsu,itu bukan Pulau tapi sebuah gugusan yang kerendam air laut,anda diajak muter-muter terus disuruh bayar 100.000,- rupiah.penyu itu hasil tangkapan dan penangkaran,kita tidak boleh membesarkan karena penyu,satwa yang suka jalan-jalan keliling dunia dan akan kembali lagi untuk bertelur ke tempat dia dulu menetas,dan lepas menuju ke laut,dari 1000 yang kita lepas hanya 1 yang bertahan hidup dan dia akan matang kelamin umur 25 sampai 30 tahun   bayangkan tua sekali kan penyu itu untuk kawin,Undang-undang Indonesia telah melindungi semua jenis Penyu yang ada di Indonesia(UU no.5 tahun 1990 dan Peraturan Pemerintah  no.7 tahun 1999),dan Dunia International pun melindungi yaitu Appendix I CITES.

Dari 7 jenis penyu 6 ada di Indonesia : Penyu Hijau(Chelonia mydas),Penyu Tempayan(Caretta caretta),Penyu Lekang(lepidochelys olivacea),Penyu Pipih(Natator depressus),Penyu Sisik(Eretmochelys imbricata),Penyu Belimbing(Dermochelys coriacea),di Pantai Kuta hanya penyu lekang(lepidochelys olivacea) saja yang mendarat,dan juga Penyu Belimbing(Dermochelys coriacea)mendarat di daerah Papua, Penyu Sisik(Eretmochelys imbricata )di daerah pulau Seribu ,Jakarta, Penyu Hijau(Chelonia mydas) mendarat di Derawan Kalimantan.Itu sebagian penyu yang mendarat di daerah Indonesia, sebenarnya banyak sekali tempat penyu bertelur di Indonesia ini, Penyu Pipih(Natator depressus) dan  Penyu Tempayan(Caretta caretta) hanya melintasi lautan Indonesia,soal belum ada laporan penyu tersebut mendarat untuk bertelur di Indonesia.

Untuk melindungi penyu :

Tidak boleh membeli dan mengkonsumsi daging dan telur penyu,tidak membeli perhiasan bagian- bagian penyu dan yang penting jangan buang samaph di pantai terutama plastik(karena plastik penyu bisa mati karena dia kira ubur-ubur buat dimakan).

Ok karena sudah panjang lebar cerita sedikit tentang penyu,mari kita kembali ke cerita awal,

Penyu tersebut ternyata belum di Tag(tanda) akhir ProFauna memberi Tag yang dipasang disirip,karena penting buat memberitahukan berapa kali penyu tersebut bertelur di pantai kuta dan bisa juga buat identitas bahwa penyu itu punya pantai Kuta(Indonesia) kalo terdampar di Negara lain(India,Amerika dan lain lain),setelah bertelur penyu tersebut meninggalkan pantai menuju lautan bebas, dia akan kembali lagi ke pantai Kuta mungkin Tahun Depan,telur tersebut kita relokasi ke tempat yang aman untuk menghindari tangan –tangan usil manusia dan binatang lainnya (anjing,dan lain lain)termasuk air laut dapat merusak telur tersebut,dalam mengangkat telur tidak boleh di bolak balik(180 derajat) karena akan menyebabkan tidak jadinya menetas telur tersebut.

Di dekat kantor Satgas Kuta,ada semacam bak yang berpasir untuk menetaskan telur penyu tersebut,setelah telur itu menetas dia akan jadi tukik(anak penyu),ProFauna bersama Satgas Kuta dan masyarakat Kuta,wistawan luar maupun dalam negeri yang berada di pantai Kuta bebas ikut untuk melepaskan tukik itu menuju dunia mereka,mereka akan kembali 30 tahun kemudian untuk bertelur.acara pelepasan ini gratis tidak ada pungutan apapun,semua orang boleh ikut,tapi jangan nangis kalo gak dapat tukik untuk anda lepas,anda akan berbaris dan akan bersama-sama meletakan tukik itu ke pasir biar dia berjalan menuju alamnya yaitu samudera yang luas, biasanya Gung Aji akan teriak” Go..’’Go..’’’Go’’…. , dan ProFauna akan menjaga tukik itu aman untuk berenang kelautan,oh ditemani Sunset Pantai Kuta yang terkenal seluruh dunia kita bisa melepas satwa langka,kapan lagi Suasana seperti ini anda akan rasakan kalo bukan di pantai Kuta yang masyarakat peduli Satwa Liar,tanpa meminta apapun mereka berbuat untuk Satwa Liar,

SATWA LIAR TIDAK BISA BICARA,KITA BISA BICARA DAN BERBUAT UNTUK MEREKA

Penulis : Dion Hokie@2008